c a n t i k

“Foto siapa di display picturemu?”
“Teman.”
“Teman? Seromantis itu kah, kau memperlakukan temanmu.”
“Perlu dipermasalahkan?”
“Jelas,perlu.”
“Hanya masalah kecil, kau selalu mempermasalahkannya?Kita sudahi saja hubungan kita.”
“Kau ingin putus?”
“Iya.”

                Semudah itu perempun memutuskanku, ah dasar, lagi-lagi terjebak dengan suasana hati. Lyssa, kau cantik, aku pun tampan. Apa salahnya jika kita memperjuangkan hubungan kita? Kitapun cocok, bisa kita bicarakan semuanya dengan tenang. Apa pembaca bosan dengan ceritaku? Aku pun juga begitu, sangat bosan dengan cinta yang diekori dengan sad ending. Lyssa, Lyssa, pacarmu yang sekarang lebih baik dariku. Semoga kau selalu langgeng. Dia (pacar barumu)lebih cantik.