Hari Ke-13

Semoga lekas sembuh, semoga pulih kembali, mari kita bercanda lagi.

Masih sama, masih seperti dua belas hari yang lalu. Hampir sepuluh hari kau koma, dan sekarang membaik. Kau masih terbujur lemas, tapi aku berterima kasih. Matamu sudah terbuka, kau bisa mendengar. Kuharap, kau mendengar rinduku. Kulihat tadi matamu berkaca-kaca, kenapa? Aku masih menyayangimu, tidak akan berubah, tidak pernah berubah. Setalah kau sehat nanti, aku janji. Aku akan menjagamu lebih erat lagi. Aku mohon, jangan ada yang berubah darimu. Jika kau duu mengenalku, kuharap kau masih mengenalku sampai saat ini. Rinduku saat ini benar-benar murka. Aku seperti orang gila ketika kau tiba-tiba hilang dariku, hilang untuk beristirahat beberapa waktu. Untuk apa gadget, jika tidak ada kamu? Untuk apa alat komunikasi jika tidak ada kamu? Orang lain bisa tersenyum, aku tidak. Aku masih merengek, sedih, menangis.

Beberapa hari ini, aku sering iri dengan kawanku. Mereka bisa bahagia dengan pasangannya. Aku tidak, aku belum bisa bahagia selama kau belum pulih. Aku mohon, kau cepat sembuh. Aku masih punya janji untukmu. Aku punya janji memberimu ice cream setengah panci. Iya,, itu leluconmu. Aku rindu itu, bukan hanya aku, tapi banyak orang yang merindukanmu.

Untuk Ganda Agung Ramadhani…

Do’a terbaik untukmu, aku yakin kau kuat. Begitu pun aku, aku kuat menahan rinduku ini.

 

Terima kasih, saya Aya

Mohon do’a untuk seseorang yang saya sayangi.