Mari Berkawan

Mari Berkawan (Fotografer: Aya)

Mari Berkawan (Fotografer: Aya)

Mari berkawan….

Dulu kita teman, sekarang kita menjalin hubungan. Sebentar lagi kita menikah, jika Tuhan menghendaki. Kita menjalin hubungan karena, awal mula kita berkawan. Kamu asyik, aku pun nyaman. Berjalannya waktu, kita masih terlihat masih nyaman dengan hubungan kita. Waktu semakin berjalan, di sini, aku merasakan ada sesuatu yang berbeda. Dulu, ucapan selamat pagi masih rajin kauucapkan. Sekarang, seperti sudah tak layak diucapkan. Bahkan, mungkin kaumengira itu hal yang aneh.

Memang benar, kopi rasanya selalu manis di awal, akhirnya pun ampas, pahit. Tergantung juga kaumeminum kopi merk apa? Jika kaubisa menjadikan rasa kopi manis, dari pertama sampai terakhir. Kuanggap, kau orang benar-benar pandai.

Aku sendiri pun merasa, aku lebih nyaman berkawan denganmu, daripada menjalin hubungan yang serius. Jika dengan berteman saja kita sudah merasa nyaman, mengapa harus menjalin hubungan yang serius, bukan?

Nulis seserius ini aneh, wkwkwk. Enjoy aja šŸ˜€

Advertisements

One thought on “Mari Berkawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s